WONDERS OF WORSHIP CONFERENCE 2018

31MAY-02JUN
3 days / 13 speakers
4 plenaries / 8 electives

Liturgy
& Life

Meet the

Speakers

https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/d0864065-45a4-4194-85dc-4d1872bce781.jpg

Alpin

Limando

Adalah seorang keyboardis dan worship coordinator dari Cornerstone Ministry Bandung. Keyboardis yang sudah belajar musik sejak usia lima tahun ini merupakan alumni dari Jacobs School of Music, Indiana University Bloomington (USA) dengan jurusan piano performance. Ia pernah aktif sebagai seorang concert pianist, dirigen paduan suara dan orchestra, dan juri di beberapa kompetisi piano. Ia saat ini menjabat sebagai koordinator ibadah di Cornerstone Ministry Bandung.

https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/Foto-1ed.jpg

Rev. Budianto

Lim

Setelah menyelesaikan studi MDiv (Biblical Studies) di Singapore Bible College, ia terlibat pelayanan penggembalaan di Gereja Presbyterian Bukit Batok mulai Juni 2004. Dalam anugerahNya, ia berkesempatan melanjutkan studi di Gordon Conwell Theological Seminary (USA) untuk program Master of Theology (M.Th konsentrasi Perjanjian Lama) pada Januari 2010. Ia adalah hamba Tuhan yang memandang penyembahan sebagai sentral hidup komunitas murid Kristus melalui pengalaman penggembalaan lebih dari 12 tahun di gereja Presbyterian jemaat Indonesia di Singapura. Selain pernah mengajar intensif liturgika, teologi dan tradisi ibadah, ia juga melatih liturgos dan pembaca Alkitab secara kreatif. Ia juga sempat merevisi materi katekisasi sehingga berkorelasi dengan aspek ibadah dan membawakan berbagai pembinaan ibadah. Budianto juga sudah menyelesaikan Doctor of Worship Studies/D.W.S (Robert Webber Institute for Worship Studies), mendalami studi ibadah dengan segala aspeknya. Bersama istri, ia dipercaya merintis program studi baru Magister Teologi Ibadah (MTh Ibadah) di STTRI.


https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/Foto-2ed.jpg

Ev. Grace

Emilia

Melayani sebagai dosen bidang Formasi Spiritual di Sekolah Tinggi Teologi Bandung (STTB). Ia pun merupakan dosen di beberapa mata kuliah, antara lain Sejarah Pemikiran Kristen, Pancasila, dan Komunikasi. Ia kerap memfasilitasi berbagai retret formasi spiritual di kampus STTB maupun di berbagai gereja. Grace meraih gelar Master of Theology dalam bidang Spiritual Theology di Tyndale University, College & Seminary (Toronto -Canada), kemudian menyelesaikan gelar Master of Divinity dan Master of Arts di STT Bandung, serta Sarjana Sastra di Universitas Kristen Maranatha (Bandung). Sebelum melayani di STTB, Grace sempat melayani sebagai Director of Communication di Institut Leimena dan sebagai wartawan serta editor di berbagai media nasional & internasional. Selama sepuluh tahun terakhir, Ia juga terlibat di Wanita Bijak, suatu pelayanan formasi spiritual bagi wanita.

https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/Foto-3ed.jpg

Isabella

Novsima

Menyelesaikan studi Sarjana Teologi dari Sekolah Tinggi Teologi Jakarta (sekarang Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Jakarta) pada tahun 2012 dan melanjutkan studi pascasarjana di McCormick Theological Seminary (2014-2016), Chicago, untuk program Master of Theological Studies. Saat ini beliau aktif mengajar tentang Teologi Disabilitas di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Jakarta.

https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/f36e6d47-daa6-42f6-9025-6ccdcc746d7b.jpg

Ev. Jimmy

Setiawan

Adalah seorang rohaniwan yang terpanggil untuk mendalami dan membagikan pengajaran tentang penyembahan kepada gereja-gereja protestan di Indonesia. Ia menekuni studi teologi dan liturgi di Calvin Theological Seminary, Amerika Serikat, di bawah bimbingan pakar liturgi seperti John Witvliet dan Howard Vanderwell. Ia juga pernah memperoleh Liturgical Studies Award dari Calvin Institute of Christian Worship. Setelah menyelesaikan pendidikannya dengan predikat cum laude, Ia kembali ke tanah air untuk mendirikan dan memimpin Wonders of Worship Ministry.

https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/fotojoas.jpg

Rev. Joas

Adiprasetya

Adalah pendeta jemaat GKI Pondok Indah, Jakarta, yang diutus menjadi dosen penuh waktu di Sekolah Tinggi Teologi Jakarta untuk mengajar teologi konstruktif; kini menjadi Pembantu Ketua IV bidang Relasi Publik. Salah satu buku dalam Bahasa Indonesia yang relevan untuk WOW Conference 2018 ini adalah “Labirin Kehidupan: Spiritualitas Sehari-hari bagi Peziarah Iman“ (BPK Gunung Mulia, 2017).


https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/Foto-4ed..jpg

Ev. Lily

Efferin

Dilahirkan tahun 1961, dan besar di kota Bandung. Menempuh studi Alkitab di Seminari Alkitab Asia Tenggara Malang dan meraih gelar Sarjana Teologi pada 1986 dan mendalami studi pelayanan anak muda di Trinity International University (TIU) atau Trinity Evangelical Divinity School (TEDS), Deerfield, Illinois, USA (M.A, 1998). Ia menikah dengan Pdt. Dr. Henry Efferin dan dikaruniai dua orang anak yaitu Airin C. Efferin. M.CM dan Filemon B.IM. Sejak menikah Ia aktif melayani di bidang pembinaan pemuda, pasutri, wanita, kelompok kecil, dan konseling jemaat. Bidang pelayanan yang menjadi fokus pelayanannya sejak tahun 2000 antara lain pelayanan pembinaan “Wanita Bijak”, pelatihan kepemimpinan bagi penginjilan bersama Haggai Institute Indonesia, merintis dan memotori pelayanan Pemuridan Generasi Muda dan Anak melalui Coffee Ripple for Alongsider-Holitik Ministry for Discipling Youth in Christ.

https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/Foto-5ed.jpg

Ev. Margie

Yang

Mendapat beban pelayanan dalam teologia penyembahan dari Tuhan ketika Ia menempuh studi di School of Church Music, Singapore Bible College. Awalnya Ia hanya berpikir untuk berfokus pada pelayanan musik, namun dalam anugerah Tuhan, Ia terpanggil untuk melangkah lebih lagi. Setelah lulus pada tahun 2012, Ia kembali ke gereja asalnya, Gereja Kebangunan Kalam Allah Indonesia (GKKAI) Jemaat Surabaya, untuk melayani penuh waktu hingga saat ini. Margie menggumuli beban pelayanan ini bersama dengan suami terkasih, Ev. Ivan Subuhwanto, dan mereka juga sedang belajar untuk mendidik putri tunggal mereka, Pearl.

https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/pa.jpg

Rev. Philip

Andrew

Meraih gelar sarjana teologinya di Seminari Alkitab Asia Tenggara Malang pada tahun 1995 dan meraih gelar magister pendidikan di Universitas Kristen Indonesia pada tahun 2008. Ia pernah melayani sebagai pengurus komisi remaja, paduan suara, guru Sekolah Minggu, dan pelayanan misi sebelum Ia masuk ke sekolah teologia. Seminari Alkitab Asia Tenggara Malang juga mengutus Ia untuk praktik melayani di Gereja Kristen Kalam Kudus Bandung selama satu tahun. Pada tahun 1995, Philip menikah dengan Ev. Viliejana Widjaja dan dikaruniai seorang putera yaitu Eben Jonathan Andrew dan aktif melayani bersama-sama dengan istri hingga saaat ini. Selain pelayanan penggembalaan di gereja lokal, Ia juga terbeban dalam pelayanan misi, keluarga, kaum muda serta kegerakan memberkati kota dan bangsa melalui Bless Bandung Partnership (BBP).

https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/Foto-6ed.jpg

Ev. Timotius

Alfa

Menyelesaikan pendidikan teologia dengan gelar Master of Divinity pada tahun 2013 di Seminari Alkitab Asia Tenggara Malang. Tuhan memberikan panggilan khususnya di bidang ibadah sebelum menempuh pendidikan teologinya. Berkat panggilan dari Tuhan, sejak tahun 2014 Timotius melayani sebagai rohaniwan Pembina bidang Ibadah. Timotius juga melayani sebagai pianis dan liturgis di ibadah, penanggung jawab dan koordinator Worship Planner di gereja yang bersangkutan dan memberikan pembinaan kepada para liturgis dan memberikan pelatihan dasar bagi pianis ibadah. Sejak tahun 2016 sampai dengan sekarang, Ia melayani sebagai rohaniwan Pembina Ibadah di GKA Gloria Kota Satelit, Surabaya.


https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/2.jpg

Ev. Tyas

Affandi

Bergabung sebagai Teaching Associate di WOW Ministry sejak 2010, Tyas Affandi adalah seorang Gembala Anak Muda dan Pemimpin Ibadah yang berpengalaman. Ia juga salah satu pendiri HARK the Worship Team. Melalui grup inilah, Ia menyalurkan talenta yang besar dalam bidang tarik suara dan penulisan lagu rohani. Saat ini, Tyas melayani sebagai gembala anak muda dan rohaniwan Pembina Departemen Ibadah di Gereja Kristen Baptis Jakarta jemaat Taman Kencana.

https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/IMG-20180128-WA0003.jpg

Ricky

Widjaja

Adalah seorang professional drummer yang bergerak di dunia sekuler dan rohani, serta lulusan dari Sekolah Tinggi Teologia Harvest (HITS) sebagai Sarjana Musik Gerejawi. Sekarang ia menjabat sebagai music director di GKBJ Taman Kencana, juga merupakan drummer dari tim orkestra Soundkestra, juga aktif mengajar kelas privat drum.

https://www.wondersofworship.com/wp-content/uploads/foto-7.jpg

Rev. Willyem

Onggo Wijaya

Adalah gembala jemaat dari International Evangelical Church (IEC) Singapura selama lima tahun sebelum kembali ke Indonesia pada awal Januari 2018 untuk memimpin Cornerstone Ministry sebagai sebuah kegerakan baru di bawah naungan GII Hok Im Tong untuk menjangkau generasi ini. Beliau terpanggil untuk membangun pemimpin-pemimpin ilahi di tengah generasi ini untuk membawa Kristus di marketplace. Beliau adalah alumni dari Sekolah Tinggi Teologi Seminari Alkitab Asia Tenggara (S.Th., 2004) dan Trinity Theological College (M.Min., 2013). Saat ini Ia tinggal di Bandung bersama dengan istri dan putri tunggalnya.


Plenaries


Plenary 1:

Jimmy Setiawan

Life of Liturgy

Belakangan ini terjadi penggerusan atas pemahaman dan penghayatan liturgi di banyak gereja. Jemaat tidak lagi menjalani liturgi dengan pemaknaan yang sepenuhnya. Kesalahan di level pemimpin gereja juga tidak kalah menyedihkan. Kita menyederhanakan liturgi yang berujung pada pemiskinan liturgi. Inilah saatnya kita kembali melihat signifikansi liturgi dalam ibadah.


Plenary 2:

Joas Adiprasetya

Liturgy of Life

Kehidupan kita adalah sebuah liturgi karena seluruh kehidupan kita dibangun dan diisi oleh pelbagai ritual kebiasaan. Semua kebiasaan itu bukan hanya mengungkapkan tetapi juga mengokohkan apa yang kita anggap bernilai dan pantas dicintai. Pada akhirnya, seperti yang diyakini Agustinus dari Hippo, apa atau siapa yang kita cintai akan membentuk diri kita.


Plenary 3:

Joas Adiprasetya

Life for Liturgy

Salah satu kritik terpedas dari Tuhan kepada umat-Nya dalam Alkitab, khususnya pada zaman para nabi Perjanjian Lama, adalah perceraian antara moralitas dan religiusitas. Laku ibadah tanpa diiringi oleh perilaku indah dalam kehidupan sehari-hari adalah sesuatu yang menjijikan di mata-Nya. Bagaimana mencegah dan mengatasi dikotomi palsu ini dalam kehidupan?


Plenary 4:

Jimmy Setiawan

Liturgy for Life

Ibadah Minggu bukanlah hal yang terpisah dari keseharian kita. Namun, kegunaan ibadah Minggu tidak sekedar mengisi ulang kita secara emosional. Ternyata, dampak rohani ibadah Minggu bagi keseharian kita lebih besar daripada yang kita sering sadari. Ibadah Minggu mengarahkan iman, meneguhkan pengharapan dan menajamkan kasih kita.

Electives


Elective A1:

Isabella Novsima

Worship & Disabilities

Dengan mengabaikan para penyandang cacat dan abnormalitas, gereja sedang mengingkari jatidirinya sendiri sebagai agen kemurahan hati Tuhan kepada semua manusia. Kita perlu menyadari bahwa mereka adalah penyembah-Nya yang berharga. Mereka juga memiliki karunia-karunia dari Tuhan yang kita butuhkan sebagai satu Tubuh Kristus.


Elective A2:

Budianto Lim

Worship, Forgiveness & Reconciliation

Salah satu efek Injil Kristus adalah memperdamaikan pihak-pihak yang saling bermusuhan sebelumnya. Bukan hanya antara Tuhan dan manusia berdosa tetapi juga antara sesama kita. Itu sebabnya, ibadah yang mempunyai jiwa Injil tidak pernah hanya berdimensi vertikal tetapi juga horisontal. Ibadah yang sejati melahirkan pengampunan dan melapangkan rekonsiliasi.


Elective A3:

Grace Emilia

How The Sacraments Shape Our Life?

Sakramen Baptisan dan Perjamuan Kudus pasti dilakukan oleh setiap orang percaya karena merupakan ketetapan dari Tuhan Yesus. Namun, kita seringkali mengartikan sakramen sebagai peristiwa rohani pada waktu dan tempat tertentu saja. Padahal, ruh dan makna sakramen yang begitu kaya itu dapat meresapi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Elective A4:

Jimmy Setiawan

The Presence of God

Ibadah gereja dapat dipahami sebagai perjumpaan dengan hadirat Tuhan yang khusus. Namun, berapa banyak orang percaya yang masih selalu mengalami hadirat-Nya dalam ibadah gereja? Apa tanda-tanda pengalaman yang sejati akan hadirat-Nya? Meskipun hadirat-Nya adalah pemberian-Nya tapi apa yang perlu kita siapkan untuk menerima pemberian itu?


Elective B1:

Tyas Affandi & Ricky Widjaja

Simple Music Arrangement for Worship

Kita beranggapan bahwa aransemen musik dalam format kontemporer harus menjiplak album rekaman atau meniru gereja besar. Alhasil, kita menjadi frustrasi ketika gereja kita tidak memiliki sumber daya dan fasilitas penunjang yang memadai. Bagaimana menyiasati keterbatasan ini? Bagaimana membuat aransemen musik ibadah yang sederhana tapi tetap inspiratif?


Elective B2:

Budianto Lim

Intergenerational Worship

Gereja adalah komunitas yang sangat majemuk karena keselamatan dari Tuhan sesungguhnya ditujukan kepada semua kalangan usia. Bagaimana inklusivitas iman Kristen ini diwujudkan secara menawan dalam ibadah gereja? Bagaimana menyelenggarakan ibadah yang dapat dihadiri dan dilayani oleh jemaat dari pelbagai golongan usia?


Elective B3:

Margie Yang

Choosing Songs for Our Spiritual Growth

Tidak dapat dipungkiri bahwa lagu-lagu yang kita dengarkan bersifat formatif bagi kerohanian. Seorang pelayan ibadah yang baik memahami dan menggunakan repertoar lagu sebagai sarana anugerah untuk menumbuhkan dirinya. Apa saja yang perlu diperhatikan supaya kita bisa memetik manfaat rohani yang maksimal dari lagu yang mengisi kehidupan kita?


Elective B4:

Timotius Alfa

Leading Prayer in Worship

Mungkin karena terlalu sering atau sudah biasa, kita cenderung meremehkan doa dalam ibadah. Misalnya, sedikit pemimpin ibadah yang sungguh-sungguh menyiapkan doa dalam ibadah. Akibatnya, doa dalam ibadah menjadi klise atau kering. Kita perlu belajar dari Alkitab dan tradisi gereja mengenai seni merangkai doa yang menyentuh hati Tuhan dan jemaat.

Schedule

Thursday, 31 May 2018

12.00 – 14.00     Registration
14.00 – 16.00     Opening & Plenary 1
16.00 – 16.30     Break & Fellowship
16.30 – 18.00     Plenary 2
18.00 – 19.30     Dinner
19.30 – 21.00     Jazzhymnals Concert


Friday, 1 June 2018

09.30 – 11.30     Plenary 3
11.30 – 13.00     Lunch
13.00 – 14.30     Elective A
14.30 – 15.00     Break & Fellowship
15.00 – 17.00     Elective B
17.00 – 19.30     Dinner
19.30 – 21.00     Dedication Service & Communion


Saturday, 2 June 2018

08.30 – 10.30     Plenary 4
10.30 – 11.00     Break & Fellowship
11.00 – 12.30     Worship Talk
12.30 – 13.00     Closing



* Schedule is subject to change without prior notice.

Investment


IDR

800.000

Before 15 May

Biaya pendaftaran hanya untuk conference.

Akomodasi, transportasi dan konsumsi ditanggung masing-masing peserta.

Sebaiknya lakukan pembayaran sebelum mendaftar supaya Anda bisa mengunggah bukti transfer / setor pada formulir online.

PEMBAYARAN HANYA MELALUI TRANSFER / SETOR TUNAI KE:
REK. BCA an. JIMMY SETIAWAN
No. Rek: 693-033-1196


Register Now

Location

Cornerstone Building
Paskal Hypersquare Blok G
Bandung, West Java

Hotel recommendation:
FaveHotel Hyper Square, Bandung
T: (+62-22) 87786333
* Dapatkan harga spesial (+ free breakfast) dengan menyebutkan keyword “WOWC2018” saat melakukan booking langsung ke FaveHotel.